LDBI Pohuwato 2026 Sukses Digelar, SMAN 1 Marisa Tampil Gemilang

SMAN1MARISA – Pelaksanaan Lomba Debat Bahasa Indonesia (LDBI) Tingkat Kabupaten Pohuwato berlangsung dengan sukses dan penuh semangat di SMA Negeri 1 Marisa. Kegiatan ini diikuti oleh perwakilan siswa/i terbaik dari berbagai SMA se-Kabupaten Pohuwato pada Rabu, 03 Juni 2026.

Kegiatan ini merupakan bagian dari ajang nasional yang diselenggarakan oleh Pusat Prestasi Nasional (Puspresnas) sebagai upaya pengembangan bakat dan prestasi peserta didik di bidang debat Bahasa Indonesia.

Acara secara resmi dibuka langsung oleh Ketua MKKS Kabupaten Pohuwato, Zikrun Punuh, yang dalam sambutannya menekankan pentingnya kemampuan berpikir kritis, komunikasi yang baik, serta keberanian dalam menyampaikan pendapat di era modern saat ini. Ia juga mengapresiasi terselenggaranya LDBI sebagai wadah positif dalam mengembangkan potensi akademik dan karakter siswa.

LDBI bertujuan untuk mengasah kemampuan berpikir logis, kritis, serta keterampilan berbahasa Indonesia yang baik dan benar. Para peserta menunjukkan kemampuan terbaik mereka dalam menyampaikan argumen, menyanggah pendapat lawan, serta mempertahankan posisi tim dengan data yang kuat.

Selama perlombaan berlangsung, suasana kompetisi terlihat sangat dinamis dan kompetitif, namun tetap menjunjung tinggi nilai sportivitas dan etika debat. Dukungan dari para guru pembimbing serta antusiasme peserta turut menambah semarak kegiatan ini.

Pada akhir perlombaan, SMA Negeri 1 Marisa berhasil meraih Juara 1 serta akan mewakili Kabupaten Pohuwato ke tingkat Provinsi, sekaligus mencatatkan prestasi individu yang membanggakan melalui raihan Pembicara Terbaik 1 oleh Mukhlizar Mohamad, Pembicara Terbaik 2 oleh Fitra Dwi Septiana, dan Pembicara Terbaik 3 oleh Tenri Zhafirah Azzahra A. Prestasi ini menjadi bukti nyata kualitas kemampuan debat siswa SMA Negeri 1 Marisa, baik secara tim maupun individu, serta diharapkan dapat menjadi motivasi bagi sekolah lain untuk terus meningkatkan kemampuan literasi, berpikir kritis, dan keterampilan berbahasa Indonesia di kalangan pelajar.

Dalam pidato penutupan, Kepala Sekolah SMA Negeri 1 Marisa mengharapkan agar kegiatan LDBI ini tidak hanya menjadi ajang kompetisi semata, tetapi juga menjadi sarana pembelajaran yang berkelanjutan dalam membentuk generasi muda yang kritis, berintegritas, dan mampu berkomunikasi secara efektif. Ia juga berharap para peserta dapat terus mengembangkan kemampuan debatnya hingga ke tingkat yang lebih tinggi serta membawa nama baik daerah di kancah nasional, serta berharap di tahun-tahun mendatang jumlah peserta LDBI akan semakin bertambah sehingga kompetisi menjadi lebih luas dan berkualitas.

Oleh: Rasya Pramana Sukiran